Selasa, 28 Februari 2017

cara memperbaiki regulator

Pengalaman ini saya dapat karena ibu saya meminta saya untuk memperbaiki kompornya.
Keluhannya,saat sedang memasak tiba2 saja api kompor mati dan di starter tidak menyala lagi.


Setelah saya periksa,ternyata pengait regulator tidak lagi mengunci leher tabung gas,sehingga plunger regulator tidak menekan katup tabung.
Ciri-cirinya,setelah regulator dipasang dan tuas diputar mengunci,ketika diangkat regulator terlepas.

Sebenarnya saya berniat membeli baru,tapi fikir-fikir,saya punya regulator yang kondisi fisiknya sudah jelek(seperti dalam foto),mungkin pengaitnya masih bagus.

memperbaiki regulator gas








Setelah saya perhatikan pengaitnya,posisinya masih bagus,yaitu agak keluar dari posisi off.
Pertama saya buka pengunci tuas yang berwarna merah menggunakan obeng min kecil.

memperbaiki regulator gas2
memperbaiki regulator gas3









Setelah terangkat,regulator dibalik untuk mengeluarkan tuas.
Tarik tuas sambil diputar-putar.
memperbaiki regulator gas4








Setelah tuas keluar,giliran pengait dikeluarkan.
memperbaiki regulator gas5









Semua bagian pengunci telah dikeluarkan.
memperbaiki regulator gas6









Bagian inilah yang saya ambil untuk menggantikan pengait regulator yang rusak.
memperbaiki regulator gas7









Setelah penggantian,regulator bisa mengunci dengan sempurna,yaitu tabung akan ikut terangkat jika regulator diangkat.
Terakhir,sangat disarankan setelah regulator terpasang,agar pasang telinga dekat-dekat dengan regulator.
Jika terdengar desis kecil saja,lepaskan regulator lalu coba pasang kembali sampai tidak terdengar suara desis.

Jika masih terdengar,ganti karet sil mulut tabung gas.
Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya ledakan akibat gas(bukan tabung gas meledak).
Jika dibiarkan,gas yang keluar sedikit demi sedikit akan mengumpul di dalam ruang,dan ketika anda menyalakan kompor,anda akan menjadi artis dadakan di acara patroli.

Demikian pengalaman saya,semoga bermanfaat.
dikutip dari :  https://balgen.blogspot.co.id/2014/03/MEMPERBAIKI-SENDIRI-REGULATOR-KOMPOR-GAS.html?showComment=1488339072624#c6578313563977513093

Hukum kirchhoff

Rumus kirchhoff



Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff – Hukum Kirchhoff merupakan salah satu hukum dalam ilmu Elektronika yang berfungsi untuk menganalisis arus dan tegangan dalam rangkaian. Hukum Kirchoff pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli fisika Jerman yang bernama Gustav Robert Kirchhoff (1824-1887) pada tahun 1845. Hukum Kirchhoff terdiri dari 2 bagian yaitu Hukum Kirchhoff 1 dan Hukum Kirchhoft 2.

Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff 1

Hukum Kirchhoff 1 merupakan Hukum Kirchhoff yang berkaitan dengan dengan arah arus dalam menghadapi titik percabangan. Hukum Kirchhoff 1 ini sering disebut juga dengan Hukum Arus Kirchhoff atau Kirchhoff’s Current Law (KCL).
Bunyi Hukum Kirchhoff 1 adalah sebagai berikut :
“Arus Total yang masuk melalui suatu titik percabangan dalam suatu rangkaian listrik sama dengan arus total yang keluar dari titik percabangan tersebut.”
Untuk lebih jelas mengenai Bunyi Hukum Kicrhhoff 1, silakan lihat rumus dan rangkaian sederhana dibawah ini :
Berdasarkan Rangkaian diatas, dapat dirumuskan bahwa :
I1 + I2 + I3 = I4 + I5 + I6

Contoh Soal Hukum Kirchhoff 1

Dari rangkaian diatas, diketahui bahwa
I1 = 5A
I2 = 1A
I3 = 2A
Berapakah I4 (arus yang mengalir pada AB) ?
Penyelesaian :
Dari gambar rangkaian yang diberikan diatas, belum diketahui apakah arus I4 adalah arus masuk atau keluar. Oleh karena itu, kita perlu membuat asumsi awal, misalnya kita mengasumsikan arus pada I4 adalah arus keluar.
Jadi arus yang masuk adalah :
I2 + I3 = 1 + 2 = 3A
Arus yang keluar adalah :
I1 + I4 = 5 + I4
3 = 5 + I4
I4 = 3 – 5
I4 = -2
Karena nilai yang didapatkan adalah nilai negatif, ini berbeda dengan asumsi kita sebelumnya, berarti arus I4 yang sebenarnya adalah arus masuk.

Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff 2

Hukum Kirchhoff 2 merupakan Hukum Kirchhoff yang digunakan untuk menganalisis  tegangan (beda potensial) komponen-komponen elektronika pada suatu rangkaian tertutup. Hukum Kirchhoff 2 ini juga dikenal dengan sebutan Hukum Tegangan Kirchhoff atau Kirchhoff’s Voltage Law (KVL).
Bunyi Hukum Kirchhoff 2 adalah sebagai berikut :
“Total Tegangan (beda potensial) pada suatu rangkaian tertutup adalah nol”
Untuk lebih jelas mengenai Bunyi Hukum Kirchhoff 2, silakan lihat rumus dan rangkaian sederhana dibawah ini :




Berdasarkan Rangkaian diatas, dapat dirumuskan bahwa : Vab + Vbc + Vcd + Vda = 0

Contoh Soal Hukum Kirchhoff

Perhatikan rangkaian diatas, nilai-nilai Resistor yang terdapat di rangkaian adalah sebagai berikut :
R1 = 10Ω
R2 = 20Ω
R3 = 40Ω
V1 = 10V
V2 = 20V
Berakah arus yang melewati resistor R3 ?
Penyelesaian :
Di dalam rangkaian tersebut, terdapat 3 percabangan, 2 titik, dan 2 loop bebas (independent).
Gunakan Hukum Kirchhoff I (Hukum Arus Kirchhoff) untuk persamaan pada titik A dan titik B
Titik A :    I1 + I2 = I3
Titik B :    I3 = I1 + I2
Gunakan Hukum Kirchhoff II (Hukum Tegangan Kirchhoff) untuk Loop 1, Loop 2 dan Loop 3.
Loop 1  :    10 = R1 x I1 + R3 x I3 = 10I1 + 40I3
Loop 2  :    20 = R2 x I2 + R3 x I3 = 20I2 + 40I3
Loop 3  :    10 – 20 = 10I1 – 20I2
Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa I3 adalah hasil dari penjumlahan I1 dan I2, maka persamaannya dapat kita buat seperti dibawah ini :
Persamaan 1 :    10 = 10I1 + 40(I1 + I2)  =  50I1 + 40I2
Persamaan 2 :    20 = 20I2 + 40(I1 + I2)  =  40I1 + 60I2
Jadi saat ini kita memiliki 2 persamaan, dari persamaan tersebut kita mendapatkan nilai I1 dan I2 sebagai berikut :
I1 = -0.143 Ampere
I2 = +0.429 Ampere
Seperti yang diketahui bahwa I3 = I1 + I2
Maka arus listrik yang mengalir pada R3 adalah -0.143 + 0.429 = 0.286 AmpereSedangkan Tegangan yang melewati R3 adalah 0.286 x 40 = 11.44 Volt
Tanda Negatif (-) pada arus I1 menandakan arah alir arus listrik yang diasumsikan dalam rangkaian diatas adalah salah. Jadi arah alir arus listrik seharusnya menuju ke V1, sehingga V2 (20V) melakukan pengisian arus (charging) terhadap V1.



Sejarah Pondok Pesantren Ali Maksum

SEJARAH AWAL BERDIRINYA PP ALI MAKSUM KRAPYAK JOGJAKARTA



Pondok pesantren modern dengan madrasah aliyah dan tsanawiyah dengan status disamakan, dengan tanpa meninggalkan ajaran-ajaran klasik, konsentrasi pada huffadzul qur'an dan kitab kuning.


PENGASUH/PIMPINAN PONPES ALI MAKSUM KRAPYAK JOGJAKARTA

Pengasuh: KH. Moenawir, KH. Atabik Ali
Alamat: Jl. KH. Ali maksum, krapyak kulon, panggungharjo, sewon, bantul, jogjakarta
Propinsi:DI_Yogyakarta
Contact: Telp:(0274) 379102

Muhammad Ali bin Maksum bin Ahmad dilahirkan di Lasem, kota tua di Jawa Tengah dari keluarga keturunan Sultan Minangkabau Malaka. Putra pasangan Kyai Haji Maksum Ahmad dan Nyai Hajjah Nuriyati Zainuddin ini, dari jalur kedua orangtua beliau juga merupakan keturunan Sayyid Abdurrahman Sambu alias Pangeran Kusumo bin Pangeran Ngalogo alias Pangeran Muhammad Syihabudin Sambu Digdadiningrat alias Mbah Sambu. Garis keturunan ini banyak melahirkan keluarga pesantren yang tersebar di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tak lama setelah diambil menantu oleh KHM Munawwir al Hafidh al Muqri Krapyak Yogyakarta, beliau dibantu oleh seorang saudagar Kauman Yogyakarta untuk berhaji ke Mekah. Kesempatan ini beliau pergunakan pula untuk melanjutkan mengaji tabarrukan kepada para ulama Mekah ; Sayyid Alwi al Maliki Al Hasni, Syaikh Masyayikh Hamid Mannan, Syaikh Umar Hamdan dan sebagainya.

Sepeninggal Kyai Munawwir Krapyak, Pondok Krapyak memerlukan beliau untuk melanjutkan perjuangan di bidang pendidikan bersama-sama dengan KHR. Abdullah Affandi Munawwir dan KHR. Abdul Qadir Munawwir.


SISTEM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN ALI MAKSUM KRAPYAK JOGJAKARTA

Ponpes Ali Maksum Krapyak Jogja menganut sistem kombinasi antara tradisional/salaf dengan klasikal modern. Antara formal dan non-formal. Lembaga pendidikan yang ada adalah sebagai berikut:

1. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum
2. Madrasah Aliyah Ali Maksum Jurusan Agama, Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial
3. Lembaga Kajian Islam Mahasiswa (LKIM)
4. Ma'had Ali
5. Madrasah Tahfidzill Qur’an
6. Madrasah Diniyah a. Tingkat Awwaliyah (Dasar), 4 tahun ( kelas 1 – 4 ); b. Tingkat Wustho (Menengah), 2 tahun; c. Tingkat Ulya (Atas), 2 tahun.
7. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Plus
8. SMP Ali Maksum

PROFIL DETAIL LEMBAGA PENDIDIKAN DI PONPES KRAPYAK JOGJA

1. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum

Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum adalah sekolah formal setingkat SLTP berciri-khas agama Islam dengan status Terakreditasi A. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum memadukan program kurikulum lokal pondok pesantren dan kurikulum nasional (Depag dan Diknas)

Pengembangan bakat dan minat siswa Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Ali Maksum dilaksanakan melalui kegiatan ekstra kurikuler antara lain : belajar kelompok setiap malam, pendidikan pers, majalah siswa, majalah dinding, buletin siswa, ilmiah remaja, pelatihan kepemimpinan, pidato empat bahasa, komputasi, keterampilan tata boga, Palang Merah Remaja (PMR), beladiri Pencak Silat Pagar Nusa, olah raga (sepakbola, bola voli), kesenian qasidah dan hadrah, seni baca Al-Qur’an, Muhadloroh Arabiyyah dan English Meeting dan sebagainya.

Telepon: 0274 711 5580 / 0274 376 500

2. Madrasah Aliyah Ali Maksum

Madrasah Aliyah merupakan lembaga pendidikan formal setingkat SLTA dengan akreditasi A. MA Ali Maksum menyelenggarakan pendidikan dengan 3 jurusan :

Jurusan Agama
Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam
Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial

Telepon: 0274 379 102

3. Lembaga Kajian Islam Mahasiswa (LKIM)

Lembaga Kajian Islam Mahasiswa merupakan lembaga pendidikan tinggi nonformal pondok pesantren yang diselenggarakan oleh Pondok pesantren Krapyak Yogyakarta khusus bagi mahasiswa (PT umum maupun PT agama) yang berminat belajar agama Islam. Mereka yang pada pagi harinya kuliah di beberapa perguruan tinggi tersebut, jika sore, malam dan pagi hari mengikuti kegiatan pengajian program LKIM untuk mendalami Agama dan pelatihan dakwah serta kepemimpinan.

Untuk menjamin kualitas pendidikan, para santri-mahasiswa LKIM dibimbing oleh dosen dan para ustad (alumnus PT dalam dan luar negeri) baik dari dalam dan luar pondok pesantren yang ahli di bidangnya, yang akan mengantarkan santri mahasiswa memiliki wawasan yang luas dalam memahami ajaran-ajaran Islam.

Telepon: 0274 411 706

4. Ma'had Ali

Diselenggarakan mulai tahun 2007, Ma’had Ali LKIM merupakan pendidikan pesantren tingkat perguruan tinggi yang mengkaji ilmu-ilmu keislaman dengan konsentrasi tafsir dan hadis. Peserta program ini umumnya adalah alumni pondok pesantren yang ingin lebih mendalami kajian tafsir hadis dengan gabungan kurikulum tradisional maupun kontemporer. Calon peserta yang kebanyakan adalah mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta sebelumnya menjalani tes seleksi masuk yang berlangsung pada bulan Juli-September. Kegiatan dirasah/perkuliahan yang diampu oleh para kiai atau ustadz berlangsung pada malam hari.

Telepon: 0274 411 706

5. Madrasah Tahfidzill Qur’an

Madrasah Tahfidz bertujuan membimbing santri menghafal al-Qur’an serta mendalami Ilmu-Ilmunya, memiliki moralitas dan akhlaq Qur’ani dan sekaligus diharapkan dapat mengamalkan ajaran-ajaran al-Qur’an dalam kehidupannya. Seorang santri dengan kecerdasan yang cukup, rata-rata dapat menghafal al-Qur’an antara 2 s/d 4 tahun, namun untuk menghafal al-qur’an dan memahami tafsirnya serta mendalami ilmu-ilmunya memang diperlukan waktu lebih lama lagi.

Santri Tahfidz ini adalah adalah santri yang sudah selesai mengaji al-Qur’an binnadri (dapat membaca al Qur’an dengan fasih) dan memiliki niatan kuat untuk menghafalkan dan mendalami al-Qur’an.

Telepon: 0274 385 273

6. Madrasah Diniyah

Pendidikan khusus ilmu keagamaan, Madrasah Diniyah Ali Maksum ini didasarkan atas kebutuhan spiritual masyarakat untuk memperoleh dasar pendidikan agama Islam. Sasaran lembaga ini adalah para pelajar SD, SLTP/ SLTA yang ada di Yogyakarta ini yang bermaksud menimba ilmu agama. Oleh karena itu diselenggarakan madrasah Diniyah dengan pengelolaan khusus yang merupakan konsumsi untuk masyarakat di luar pondok pesantren.

Madrasah Diniyah Ali Maksum memulai tahun ajaran barunya bersamaan dengan tahun ajaran baru di sekolah-sekolah umum dengan menyelenggarakan jenjang pendidikan sebagai berikut :

a. Tingkat Awwaliyah (Dasar), 4 tahun ( kelas 1 – 4 )

b. Tingkat Wustho (Menengah), 2 tahun .

c. Tingkat Ulya (Atas), 2 tahun .

Telepon: 0274 386 236

7. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Plus

TPQ Plus ini merupakan salah satu lembaga di bawah Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak dalam usaha memenuhi kebutuhan masyarakat umum akan pentingnya pendidikan dan pengajaran al-Qur’an bagi anak dengan cara cepat dan tepat. Lembaga ini karenanya dikhususkan bagi anak usia TK/ SD yang berada di lingkungan pondok pesantren. Selain memperhatikan aspek psikologi anak dan penambahan pelajaran praktek ibadah, TPQ ini memiliki kekhasan, yaitu digunakannya pola pengajaran baca tulis al-Qur’an yang disesuaikan dengan kaidah Bahasa Arab. Peserta didik karenanya selain mampu membaca al-Qur’an dengan baik, juga dapat memiliki pengetahuan dasar Bahasa Arab.

TPQ Plus Ali Maksum dengan sistem tersebut dimaksudkan agar anak/siswa :

a. Dapat membaca al-Qur’an dengan fasih.

b. Bebas dari buta baca tulis huruf Arab.

c. Mampu mengamalkan ajaran ibadah dengan baik dan benar.

d. Memiliki akhlaqul karimah dan budi pekerti

Materi Pendidikan TPQ Plus Ali Maksum meliputi : penguasaan buku pegangan Qiro’ah Muyassaroh, hafalan surat-surat pendek, do’a sehari-hari, praktek ibadah, belajar, cerita, bermain dan menyanyi lagu-lagu Islami.

Telepon: 0274 386 236

8. SMP Ali Maksum

SMP Ali Maksum adalah sekolah berbasis pesantren dan membuka program unggulan yang didukung oleh program-program dan metode-metode pembelajaran mutakhir seperti Scud Memory, Brain Gym, Multiple Intelligences, Brain Based Learning, serta International Language Community. SMP Ali Maksum bernaung dibawah Kementrian Pendidikan Nasional.

BEASISWA

Pondok Pesantren Krapyak memberikan beasiswa untuk santri yang kurang mampu, santri yang berasal dari lingkungan sekitar pondok pesantren, anggota keluarga pemangku kepentingan pondok pesantren (guru, karyawan, pengurus yayasan). Beasiswa bisa berbentuk pengurangan biaya sekolah dan asrama sampai pembebasan segala biaya pendidikan.

Mengingat tingginya kebutuhan beasiswa, Pondok Pesantren Krapyak membuka diri terhadap pihak-pihak yang ingin berkontribusi dalam pemberian beasiswa. Beberapa lembaga dan perorangan di luar pondok pesantren telah tercatat menyalurkan beasiswa ke pondok pesantren Ali Maksum Krapyak.

Telepon: 0274 668 9000

Alamat Kontak

Yayasan Ali Maksum
Pondok Pesantren Krapyak

Jalan Kyai Haji Ali Maksum PO. Box 1192
Krapyak, Yogyakarta
Indonesia 55011

Telepon: +62 274 450 103
Email : info@krapyak.org

kunci gitar untuk pemula

Belajar Gitar Untuk Pemula 

 

Kunci Chord Gitar Disini Tempatnya Lirik lagu indonesia dan lagu manca negara untuk Musik terbaru disertai juga Dengan Kunci Gitar sebagai teman anda untuk mencari Kord Gitar, berikut adalah Chord Gitar Belajar Gitar Untuk Pemula

ok. ..langsung saja untuk belajar gitar hal yg paling penting perlu sobat ketahui adalah kunci dasar gitar !!! kunci dasar gitar yaitu chord :  A, Am , B , Bm , D , Dm ,E ,Em , C , G  keterangan Am : A minor , Dm : D minor dan seterusnya

selanjutnya ini dia gambar kuncinya :



ini kunci gitar A


ini kunci gitar Am
 
ini kunci gitar B
   
ini kunci gitar Bm


   
ini kunci gitar C
 
ini kunci gitar D
 
 
ini kunci gitar Dm


 
ini kunci E
 
ini kunci gitar Em
 
 ini kunci gitar F

 
ini kunci gitar G
selanjutnya langsung praktek ajaa  ini saya kasih kunci lagu yang mudah

Sejarah bola basket

sejarah bola basket



Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti voli dan sepak bola. Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu : 1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan, 2) Defense, pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola, dan 3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.
Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Banyak kompetisi bola basket yang diselenggarakan setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, dan Indonesia Basketball League (IBL) di Indonesia.

Sejarah bola basket

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, waktu, dan jumlah pemain bola basket

Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit pertama disebut Referee, sedangkan wasit ke-2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 x 10 menit jika berpedoman dengan aturan Federasi Bola Basket Internasional. Versi National Basketball Association waktu bermain adalah 4 x 12 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm – 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 – 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 – 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:
  1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  13. Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang[1]

Teknik dasar permainan bola basket

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.



Seorang pemain basket melakukan shooting dengan dua tangan.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade Away

Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru belajar basket. Bila keseimbangan badan tidak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook Shoot

Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain dijaga oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa agak jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapai 80%.

Jump Shoot

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan melakukan tembakan yang liar dan sulit untuk digagalkan.

crossover

merupakan cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. biasanya teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah menggunakan teknik ini) atau belakang kaki (yang paling sering menggunakan teknik ini adalah Jamal Crawford – Los Angeles Clippers)

Slam dunk

Slam dunk adalah salah satu teknik yang paling populer. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk dilakukan karena lompatannya tidak cukup tinggi.[2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Ada beberapa informasi mengatakan masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang berdagang ke Indonesia adalah kelompok menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kelompok Cina modern.
Informasi ini diperkuat fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya sebagian besar tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula kemudian lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang kemudian dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Waktu itu, tim Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).
Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun kemudian, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang kemudian menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun akhirnya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi